Dior Dior Dior

Wakil Rakyat Respons Keluhan Pedagang Pasar Besar Pasuruan

Dior

Media Berita Pasuruan — Keluhan pedagang di Pasar Besar Kota Pasuruan terkait kondisi sepinya pembeli, persoalan fasilitas, hingga penataan kios akhirnya mendapat respons dari wakil rakyat. Anggota DPRD Kota Pasuruan turun langsung ke lokasi untuk menyerap aspirasi para pedagang yang selama ini mengaku kesulitan menjalankan aktivitas perdagangan secara optimal.

Pemkot Pasuruan Deadline Pedagang Pasar Besar untuk Segera Pindah,  Kembalikan Jalan dan Trotoar Sesuai Fungsinya – RAMAPATI Kota Pasuruan
Wakil Rakyat Respons Keluhan Pedagang Pasar Besar Pasuruan

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari banyaknya aduan yang masuk, baik secara langsung maupun melalui forum resmi dewan. Para pedagang menyampaikan sejumlah permasalahan yang dianggap belum mendapat penanganan maksimal dari pemerintah daerah.

Dior

Pedagang Keluhkan Omzet Turun dan Fasilitas

Salah satu pedagang mengungkapkan bahwa kondisi pasar dalam beberapa tahun terakhir cenderung sepi, terutama setelah maraknya pusat perbelanjaan modern. Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti atap bangunan, saluran air, serta kebersihan pasar juga dinilai masih perlu perhatian serius.

“Sekarang pembeli jauh berkurang. Kalau hujan, masih ada kios yang bocor. Saluran air juga sering tersumbat, jadi kurang nyaman,” ujar salah seorang pedagang.

Para pedagang berharap pemerintah dan DPRD bisa menghadirkan solusi nyata agar Pasar Besar kembali ramai dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

Baca Juga : Cari Ikan di Pasuruan Pakai Setrum, Pria Probolinggo Tewas Tersetrum

DPRD Janji Tindak Lanjut ke Pemerintah Kota

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota DPRD Kota Pasuruan yang hadir menegaskan bahwa seluruh aspirasi pedagang akan ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama pemerintah kota, khususnya dengan dinas terkait.

“Kami datang ke sini untuk mendengar langsung keluhan pedagang. Ini akan kami bawa ke rapat DPRD dan kami dorong agar ada langkah konkret dari pemerintah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Pasar Besar merupakan salah satu pusat ekonomi rakyat yang harus mendapat perhatian serius, baik dari sisi infrastruktur, manajemen pengelolaan, maupun promosi.

“Kami ingin Pasar Besar kembali menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat. Revitalisasi tidak hanya bangunan, tapi juga sistem pengelolaannya,” tambahnya.

Dorong Revitalisasi dan Penataan Ulang

Selain persoalan fasilitas, DPRD juga menyoroti pentingnya penataan ulang zonasi pedagang agar lebih rapi dan memudahkan pembeli. Menurutnya, pasar yang tertata dengan baik akan memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan berdampak langsung pada peningkatan transaksi.

Pemerintah Kota Pasuruan melalui OPD terkait pun diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Pasar Besar. DPRD berjanji akan mengawal proses tersebut agar aspirasi pedagang benar-benar terakomodasi.

“Kami ingin ada perubahan nyata, bukan hanya sebatas wacana. Pedagang harus merasakan dampak langsung dari kebijakan yang diambil,” tegasnya.

Melalui langkah ini, diharapkan Pasar Besar Pasuruan kembali bergeliat sebagai pusat perdagangan rakyat sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Dior